Dinsos Beri Bantuan Daryono, Lurah Bendung : Kami Akan Bangun Kembali Rumah Mbah Daryono
Gunungkidul (jogjaberkabar.id)-Tak ingin melihat warganya larut dalam kesulitan, Pemerintah Kalurahan Bendung beserta Dinas sosial Kabupaten Gunungkidul beri bantuan kepada keluarga Daryono (80) warga Kalurahan Bendung yang pada Rabu (11/8) kemarin rumahnya ambruk.
Bantuan di serahkan langsung oleh
Kepala seksi perlindungan jaminan sosial Kabupaten Gunungkidul Suyatin SE, MM turut mendamping Lurah Kalurahan Bendung Didik Rubianto dan Kepala Dusun Bendung Sujono, Babinsa dan Babinkamtibmas.
Kepala seksi perlindungan jaminan sosial Dinas sosial Kabupaten Gunungkidul Suyatin SE MM mengatakan apa yang di lakukan adalah bentuk kepedulian pemerintah Kabupaten Gunungkidul dalam hal ini dinas sosial kepada warga masyarakat Gunungkidul, ia juga menambahkan apa yang di lakukan reaksi cepat dari hasil koordinasi yang baik antara dinas dan pemerintah Kalurahan.
"Bantuan ini kami berikan atas reaksi cepat Kalurahan Bendung terhadap warganya yang mengalami musibah," kata Suyatin.
Adapun bantuan yang di serahkan keluarga Daryono berupa permakanan, terpal, selimut dan matras busa.
Sementara itu Lurah Bendung mengatakan bantuan yang di berikan dinas sosial ini bentuk reaksi cepat atas bencana yang di alami warga masyarakat yang ada di Kalurahan Bendung.
"Setelah kami mendapatkan kabar bahwa rumah mbah Daryono ambruk karena termakan usia kami langsung menghubungi dinas sosial dan BPBD kabupaten Gunungkidul, dan alhamdulilah hari ini kami sudah dapat menyerahkan bantuan dinsos," kata Didik Rubianto kepada jogjaberkabar.id Jum'at (13/8).
Rumah Daryono dari program RTLH
Didik menjelaskan Sebelumnya Daryono telah mendapatkan bantuan rumah baru yang di gelontorkan dinas Pekerjaan umum dan perumahan rakyat (PUPR) provinsi DIY tahun anggaran 2020.
"Untuk bicara relokasi atas ambruknya rumah mbah Daryono ini tidak memiliki kendala, karena mbah Daryono sebenarnya sudah mendapatkan bantuan pembangunan rumah baru dari program RTLH yang di gelontorkan Dinas PUPR provinsi Yogyakarta, pada tahun lalu dengan besaran anggaran 35 juta, namun kami tetap akan memikirkan rumah mbah Daryono ini, untuk saat ini upaya kami sebagai pemerintah Kalurahan melakukan rekasi cepat terlebih dahulu dengan mendatangkan Dinas sosial terlebih dahulu," ungkap Lurah Bendung.
Didik menambah saat ini pemerintah Kalurahan Bendung telah melakukan koordinasi dengan perangkat dan tokoh masyarakat beserta BPBD untuk mengupayakan pembangunan kembali rumah Daryono yang ambruk.
WAP
Post a Comment